Jangan memaksanya berubah..

tidak semua yang kau inginkan akan kau dapatkan… berkali-kali aku mengingat quotes itu,, yang membuat terhenyak dan sadar, bahwa memang benar adanya.
seringkali manusia berharap pada manusia, tapi tahukan itu hanya akan menimbulkan kekecewaan. Aku berharap dia akan menjadi seperti ini, seperti itu,, tapi nyatanya tidak bisa,, dia adalah dia..
Begitu pula jika kondisinya dibalik. Ketika orang lain mengharapakan aku untuk menjadi begini, menjadi begitu,, dan ternyata tidak sesuai dengan kapasitas dan kapabiltas ku.
Semuanya sudah Allah buat porsi, kadarnya. Ingat dalam Al Qur’an, bahwa Allah menciptakan sesuatu sesuai dengan kadarnya..
Misalnya hujan (karena sekarang lagi hujan), aku tidak bisa mengharapkan hujan ini gerimis ketika memang situasinya hujan deras (jelas lha..).

Yup, got it! Ternyata memang, diri ini tidak bisa memaksakan sesuatu di luar kesanggupan. Artinya, segala sesuatu ada yang mengaturnya. Allah Maha Besar, Maha Kuasa.
Lalu, apalagi dengan manusia. Aku tidak bisa mengharapkan orang lain berubah. Dan nyatanya, itu sulit. Setiap manusia diberikan karakter yang berbeda. Disinilah seni kehidupan itu, Allah ingin agar manusia saling mengenal melalui karakter yang berbeda itu. Oleh karenya manusia mempunyai otak dan hati, agar bisa berpikir bagaimana harus bersikap kepada orang lain dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.
Yup..Yup.. marilah selalu mengingat..

Hanya Allah yang mampu membolak balik hati..
Jika memang aku ingin yang lebih baik untuknya (siapa pun), aku hanya mampu berdoa untuknya..

Terakhir, dalam tulisan ini aku mengutip dari status Ustadz Satria Hadi Lubis, “Jika kita memcintai seseorang, kita biarkan org yg kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tdk merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tdk, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yg kita temukan di dlm dirinya.”