You’ll be in my heart, form this day on. Now and forever more.. (Phil Collins)

Kurang lebih enam tahun kita telah bersama. Menjalin persaudaraan, merajut cinta dan kasih. Salah satu harta dunia adalah memiliki saudara-saudara sholeh, yang mampu mengingatkan kelalaian, yang mampu membangkitkan semangat, yang mampu memotivasi untuk beramal lebih baik. Sudah takdir Allah, bahwa kita akan bersama lalu kemudian akan berpisah. Karena tak ada pertemuan tanpa perpisahan. Pun sejatinya kita belum berpisah, hanya berpindah tempat amal.
Kala itu, SMA yang masih kekanakan.. sampai mungkin saat ini pun masih ada jiwa kekanakan itu (hehe..). Kala tawa dan gurauan menjadi penghias pertemuan. Dengan hanya sekedar senyum dan sapaan sudah cukup membahagiakan. Apalagi kala cerita mengalir begitu saja, dengan harapan akan adanya nasihat dari sahabat. Ketika semua peluh akan pudar hanya dalam beberapa jam pertemuan. Ah, begitu indahnya ya..
Ana uhibbukifillah, menjadi kata mendalam penuh arti. Kecintaan hanya karena Allah. Mungkin begitu pula yang dialami Rasulullah saw. dan para sahabatnya dalam persaudaraan mereka. Oleh karenanya Rasulullah saw bersabda,”kamu akan bersama orang yang kamu cintai di akhirat”. Artinya, ketika kita mencintai saudara yang sholeh, maka kita akan kembali bertemu nanti di akhirat, insya Allah surga tempatnya.
Perpisahan ini tak begitu berat sebenarnya, karena bagaimana pun juga hati ini akan tetap terpaut. Entah sampai kapan, mungkin ketika masing-masing dari kita menggendong anak atau bahkan cucunya. Perpisahan ini adalah sementara. Kita hanya butuh ladang baru untuk digarap, ladang dimana kita dapat tumbuh lebih dewasa dan mandiri.
Teman, yang aku rasakan selama ini adalah proses pendewasaan yang kita alami. Begitu cepat waktu berjalan, yang satu menikah dilanjutkan yang lain, bergulir begitu saja. Tentunya kita tak dapat memaksakan kehendak kita, akan dimana dan bersama siapa. Tapi, dimanapun kita berada semoga jati diri dan keteguhan itu tetap terus bersama.
Teman, di akhir penghujung tahun 2011 ini adalah tempaan untuk kita bersama. Semoga Allah memberi tempaan berikutnya yang lebih kuat agar kita pun lebih kuat. Semoga Allah mengganti apa-apa yang luput dari kita menjadi yang lebih baik yang tidak pernah kita duga. Banyak orang-orang sholeh di sekitar kita, maka sungguh tak menutup kemungkinan untuk bergabung.
Teman, mungkin kita sudah memulainya sejak dulu dimana kita memang dipersiapkan untuk terjuan bebas dengan bekalnya masing-masing. Kita sudah cukup kuat untuk mendarat dengan parasut masing-masing. Biarlah Allah saja yang mengatur segalanya. Sesungguhnya kita hanya berusaha dan berdoa, untuk ketetapan dan akhir hanyalah milik Allah swt.
Terakhir, aku berdoa untuk kalian. Semoga Allah selalu mencurahkan hidayah,Rahman dan Rahim Nya, melapangkan segala urusan, meneguhkan hati dan iman, serta jalan yang terbaik dan diridhoi-Nya. Terlalu banyak kenangan untuk diceritakan, lebih baik jika kita merekamnya masing-masing.
Kita pasti ketemu lagi kan… Keep contact ya and I love u all coz Allah..
Big Hug my sisters..